• 0
  • 1
  • 2
  • 3
Read more

Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Tanpa Bahan Bakar Fosil dan Ramah Lingkungan

Sejumlah negara maju telah memanfaatkan potensi energi gelombang laut sebagai sumber listrik. Gelombang laut tak berbeda dengan matahari dan angin yang tak akan pernah habis.

Pemanfaatan Energi Laut 1 : Ombak

Energi yang berasal dari laut (ocean energy) dapat dikategorikan menjadi tiga macam:1. energi ombak (wave energy),2. energi pasang surut (tidal energy),3. hasil konversi energi panas

Energi Gelombang Laut

Kebutuhan energi yang meningkat dan sumber daya yang terus berkurang membuat kita sebagai penerus generasi yang akan datang harus dapat mencari alternatif pemanfaatan energi lain

Energi Gelombang Laut pertama di Dunia menghasilkan Daya Listrik untuk 1.500 rumah

Konverter Enegi Ombak Aquacadoura Indonesia adalah sebuah negara kepulauan terbesar di Dunia, maka sangat wajar bila Indonesia mengandalkan energi untuk penduduknya dari Energi Gelombang Laut

Aseli Program

  • 0
  • 1
prev
next
News image

Finalisasi naskah akademis potensi energi laut

News image

Penyusunan road map energi laut Indonesia 2012-2050

News image

Sosialiasi potensi dan road map energi laut kepada para pengambil kebijakan

News image

Penguatan organisasi Asosiasi Energi Laut Indonesia

News image

Lokakarya percepatan pilot proyek uji coba teknologi energi laut, Mei 2012.

News image

Jejaring riset energi laut antar pemangku kepentingan

Energi Gelombang Laut
PDF Print E-mail

Energi Gelombang LautKebutuhan energi yang meningkat dan sumber daya yang terus berkurang membuat kita sebagai penerus generasi yang akan datang harus dapat mencari alternatif pemanfaatan energi lain selain energi yang tak terbarukan.

Jika masih bergantung pada energi tidak terbarukan, maka di masa depan kita akan kesulitan untuk memanfaatkan energi ini karena keterbatasan populasi dari energi tersebut. Dilihat dari kondisi geografis negara Indonesia yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari lautan, maka dilakukan pengembangan pemanfaatan energi kelautan dengan memanfaatkan kekuatan ombak sebagai energi pembangkit listrik.

Pada dasarnya prinsip kerja teknologi yang mengkonversi energi gelombang laut menjadi energi listrik adalah mengakumulasi energi gelombang laut untuk memutar turbin generator.Karena itu, sangat penting memilih lokasi yang secara topografi memungkinkan akumulasi energi. Meskipun penelitian untuk mendapatkan teknologi yang optimal dalam mengonversi energi gelombang laut masih terus dilakukan.

Alternatif teknologi yang diprediksi tepat dikembangkan di pesisir pantai selatan Pulau Jawa adalah teknologi Tapered Channel (Tapchan). Prinsip teknologi ini cukup sederhana, gelombang laut yang datang disalurkan memasuki sebuah saluran runcing yang berujung pada sebuah bak penampung yang diletakkan pada sebuah ketinggian tertentu.

Air laut yang berada dalam bak penampung dikembalikan ke laut melalui saluran yang terhubung dengan turbin generator penghasil energi listrik. Adanya bak penampung memungkinkan aliran air penggerak turbin dapat beroperasi terus menerus dengan kondisi gelombang laut yang berubah-ubah. Teknologi ini tetap memerlukan bantuan mekanisme pasang surut dan pilihan topografi garis pantai yang tepat. Teknologi ini telah dikembangkan sejak l985.

Alternatif teknologi pembangkit tenaga gelombang laut yang lebih banyak dikembangkan adalah teknik osilasi kolom air (oscillating water column). Proses pembangkitan tenaga listrik dengan teknologi ini melalui 2 tahapan proses. Gelombang laut yang datang menekan udara pada kolom air yang diteruskan ke kolom atau ruang tertutup yang terhubung dengan turbin generator. Tekanan tersebut menggerakkan turbin generator pembangkit listrik. Sebaliknya, gelombang laut yang meninggalkan kolom air diikuti oleh gerakan udara dalam ruang tertutup yang menggerakkan turbin generator pembangkit listrik.

Keuntungan pemanfaatan energi gelombang ini adalah: Energi ini bebas, tidak perlu bahan bakar, tidakada limbah/polusi; Sumber energi yang dapat diperbaharui; Dapat menghasilkan banyak energi; Biaya tidak mahal. Sedangkan kelemahannya adalah: Sangat tergantung dengan karakteristik gelombang,kadang-kadang bisa menghasilkan energi yang besar, kadang-kadang tidak ada; Perlu satu lokasi yang tepat dimana gelombangnyakonsisten besar; Alatnya harus kokoh sehingga tahan terhadap kondisi cuaca yang buruk.



Sumber :

http://www.listrikindonesia.com

http://teknologi.vivanews.com

 
Banner